Kerja Keras dan Sabar

  Seperti yang dapat kita ketahui bersama bahwasanya ditengah pandemi  atau sering disebut dengan (Covid-19) yang sedang melanda seluruh masyarakat di penjuru dunia seperti sekarang ini, menimbulkan banyak problematika yang terjadi. Salah satunya yaitu kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar yang dahulunya dilakukan secara tatap muka kini, mau tidak mau harus ditiadakan. Karena untuk mengantisipasi atau mencegah penyebaran virus Covid-19. Sebagai penggantinya, pemerintah memberlakukan sistem kuliah Lesson Learned During Lock Home atau yang biasa disebut dengan Kuliah Daring sebagai solusi yang dilakukan pemerintah agar sistem belajar mengajar tetap  dapat berjalan dengan normal. Semua pelajar di wajibkan untuk mengikuti sistem pembelajaran sesuai dengan rambu-rambu dan protokol. Sistem perkuliahan dan pembelajaran seluruhnya dilakukan secara online dimulai dari pengisian tanda masuk kehadiran atau  absen, pengerjaan tugas, pengerjaan ujian, presentasi dan lainnya. Seluruhnya dilakukan secara online dengan bantuan berbagai aplikasi seperti Google Classrom, Whatsapp, dst. Semua aplikasi tersebut digunakan sebagai media atau alat penunjang agar sistem belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.
     Namun, Dibalik itu semua. Segala fasilitas yang telah disediakan tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kekurangan itulah yang menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar saat ini. Di mulai dari masalah kouta internet, keterbatasan signal dll. Apalagi mahasiswa yang berada tinggal di daerah terpencil.  mereka dituntut untuk selalu tepat waktu supaya tidak ketinggalan jam belajar, dan masih banyak lagi permasalah permasalahan yang menjadi kendala keberlangsungan perkuliahan dengan sistem pembelajaran sistem daring saat ini.
   Hikmah yang dapat kita ambil terkait pembelajaran Kuliah Online  yaitu mengajarkan kita untuk lebih bekerja keras dalam menuntut ilmu dan selalu bersabar dalam menghadapi segala  ujian dan cobaan. Segala keterbatasan tidak menghalangi kita untuk terus belajar dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Segala kekurangan yang ada tidak membuat kita malas dan berputus asa dalam meraih cita-cita yang kita impikan. Namun itu semua menjadi lecutan semangat untuk lebih giat lagi dalam belajar. Belajar memupuk sifat sabar atas segala ketetapan yang telah Allah gariskan dan percaya akan segala hikmah yang menanti yang disediakan oleh Allah bagi hamba-hambanya yang mau bersabar dan ridho akan ketetapanNya.
       Hidup ini adalah sebuah perjuangan. Tanpa adanya sebuah usaha kita tidak dapat memenuhi kebutuhan. Salah satunya yaitu menuntut ilmu. Perjalanan menuntut ilmu adalah sebuah perjalanan yang sangat panjang dalam pencarian bekal kehidupan di masa depan, perjalanan pencarian jati diri dan perjalan pembentukan karakter serta fase panjang dalam kehidupan untuk memaknai segala hal yang ada di alam semesta. Perjalanan ini tidaklah selamanya berjalan mulus dan pastinya akan ada krikil tajam yang tentu akan ditemui sang pengembara  dalan melewati  perjalanannya karena ini merupakan salah satu bentu dari proses pembentukan diri untuk menentukan masa depan seseorang. Tanpa ilmu hidup akan terasa hampa dan niscaya manusia akan tersesat kedalam lembah kebodohan. Orang menuntut ilmu di ibaratkan sebagai orang mendaki gunung. Namun, Atas segala kesulitan dan kendala dalam kuliah daring ini, tanpa sengaja segala hal telah mengajarkan kita untuk terus bersabar. Allah SWT berfirman "Dan sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut dan rasa lapar, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira untuk orang-orang yang bersabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun (sesungguhnya kami itu milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala)” (QS. Al-Baqarah[2]: 155-156). Bentuk sabar tersebut adalah dengan belajar lebih giaat dari sebelumnya dan tidak mudah menyerah atas segala kondisi. Oleh karena itu kita harus bersabar dalam menghadapi segala kesulitan dan selalu bersyukur.
   Itulah salah satu hikmah yang dapat saya petik ketika diberlakukan sistem kuliah Lesson Learned During Lock Home. Semoga kita selalu bersyukur atas apa yang diberikan kepada kita, jangan mengeluh dalam melakukan segala sesuatu dan selalu bersabar. B.j Habibie pernah berkata bahwa" jangan pernah berhenti mengejar apa yang kamu impikan meski yang di damba-dambakan belum ada di depan mata. Semoga wabah ini berlalu dan Kegiatan belajar mengajar dapat berjalan seperti dahulu lagi. Aamiin aamiin ya mujibasailin.

Komentar